Minggu, 08 April 2012

Pelaksanaan PKG dan PKB

Pengembangan profesi guru ditujukan untuk membentuk guru yang profesional, bermartabat dan sejahtera. Hal ini didasarkan atas kesepakatan perundangan yang diterakan pada Pembukaan UUD, Pasal 20 ayat 1 UUD 45 berhak mengembangkan diri. Pengembangan diri dapat diperoleh salah satunya melalui pendidikan. diharapkan dengan diperolehnya pendidikan dapat terbentuk bangsa yang cerdas. Sehingga kemudian nantinya dapat diperoleh peningkatan kesejahtraan masyarakat yang berkeadilan. Mengacu pada tujuan mulia tadi, maka dibutuhkan guru yang profesional.
Regulasi yang jelas dibutuhkan untuk membingkai guru profesional. Bingkai profesi yang pertama, guru diharapkan memiliki empat kompetensi yaitu pedagogi, sosial, kepribadian dan profesional . dari keempat kompetensi, kompetensi kepribadian dan sosial merupakan kompetensi yang agak sulit dikuasai. Kehadiran MGMP merupakan sarana sosialisasi untuk meningkatkan kompetensi kepribadian dan sosial.
Guru profesional adalah kunci untuk melaksanakan pendidikan yang berkualitas.  Berdasarkan Permennegpan & RB (Reformasi Birokrasi) No. 16/2009, guru profesional harus memenuhi: 1) berlatar belakang S1, 2) CPNS guru harus mengikuti Program Induksi (1 sampai 2 tahun) dan Pendidikan Pelatihan Pra-Jabatan, 3) Empat jabatan fungsional guru (Pertama, Muda, Madya, dan Utama), 4) beban mengajar guru 24 jam sampai 40 jam tatap muka perminggu atau membimbing 150-250 konseli per tahun, dan 5) Instansi pembina Jabatan Fungsional adalah Kemendiknas, 6) penilaian kinerja guru dilakukan setiap tahun (Formatif dan Sumatif), 7) nilai kinerja dikonversikan kedalam angka kredit yang harus dicapai (125%, 100%, 75%, 50%, 25%), 8) peningkatan karir guru ditetapkan melalui penilaian angka kredit oleh Tim Penilai, 9) jumlah angka kredit yang diperlukan untuk kenaikan jabatan terdiri dari:
a)      Unsur Utama (Pendidikan, PK Guru dan PKB) lebih kurang 90%
b)      Unsur penunjang kurang lebih 10%
Penilaian kinerja guru merupakan penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama dalam rangka pembinaan karir kepangkatan dan jabatannya. Dilakukan setiap tahun oleh kepala sekolah atau guru yang diserahi tugas untuk memberikan penilaian kinerja guru. Penilaian didasarkan kepada 14 kompetensi bagi guru mata pelajaran, 17 kompetensi bagi BK, atau guru yang mendapatkan tugas tambahan (KS, Wakasek, Kepala Lab).
Hasil PK guru harus menjadi bahan evaluasi diri bagi guru untuk mengembangkan potensi dan krir. Selain itu, dapat menjadi acuan bagi sekolah untuk merencanakan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Terakhir, untuk mendi dasar pemberian nilai prestasi kerja guru dalam rangka pengembangan karir guru sesuai dengan permenegpan.
Penilaian formatif berfungsi sebagai bahan untuk penyusunan kompetensi dan perencanaan program PKB tahunan bagi guru. Sedangkan hasil penilaian sumatif digunakan untuk memperikan nilai prestasi kerja guru untuk menghitung perolehan angka kredit guru pada tahun tersebut.
Komponen pedagogi ada 7 kompetensi, kepribadian ada 3 kompetensi, sosial 2 dan profesional 2.
Kompetensi pedagogi mencakup:
  1. Mengenal karakteristik anak didik
  2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembejalaran yang mendidik
  3. Pengembangan kurikulum
  4. Kegiatan pembelajaran yang mendidik
  5. Memahami dan mengembangakan potensi
  6. Komunikasi dengan peserta didik
  7. Penilaian dan evaluasi
Kompetensi kepribadian (3)
  1. Bertindak sesuai denga norma agama
  2. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan
  3. Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru
Kompetensi sosial
  1. Bersikap inovatif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif
  2. Komunikasi dengan sesama guru, tenaga pendidikan, orang tua peserta didik dan masyarakat
Kompetensi profesional
  1. Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikr keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu
  2. Mengembangkan keprofesian melalhui tindakan reflektif

Senin, 18 Oktober 2010

SETTING PADA BILLING WARNET

SETTING PADA BILLING WARNET

Bagi kamu-kamu yang kepingin buka usaha "warnet" ada baiknya mempelajari bagaimana cara-cara setting billing yang kita butuhkan sesuai kemauan kita. Nah, berikut aku sampaikan beberapa caranya, dimana cara-cara ini aku copy dari weblog-nya "www.billingexplorer.com", berikut penjelasannya :
System Paket
Tarif Biaya yang digunakan untuk sekali akses/login.

Misal Paket 1:

Biaya Rp. 10.000 Untuk main selama 5 Jam

User login langsung dikenakan biaya Rp. 10.000,-

Apabila sudah 5 Jam, Billing otomatis disconnect.
Biaya Paket 1

Biaya Rp. 10.000 Untuk main selama 5 Jam
Langkah-langkah:

1. File - Setting Konfigurasi - System Paket

2. Klik baris tabel pertama,

sehingga muncul keterangan "Paket No 1"

3. Biaya di-isi 10000

4. Durasi di-isi 300

(nilai 300 berasal dari 5 jam x 60 menit = 300)

5. Tekan OK

Lakukan langkah yang sama untuk Paket yang lainnya.

Cara Login System Paket

Langkah-langkah:

1. Pada Client, User menekan tombol Paket

2. User Name bisa di-isi bebas.

3. Untuk Password, User diberikan password oleh server/operator.

4. Server/Operator bisa mensetting password Login Paket melalui menu

File - Password Login - Password Login Paket

Kemudian tekan OK.

5. Password ini bisa diubah setiap saat oleh server/operator
Login "Group"
Fungsi Login Group

Pemilik warnet/games bisa menerapkan login group.

Login ini diperlukan apabila Pemilik warnet/games,

menerapkan aturan : User yang mengajak temannya

lebih dari 3 orang, akan mendapatkan potongan biaya atau tarif yang lebih murah.
Login Group:

30 menit pertama, Biaya Rp. 2000,-

Selanjutnya per 5 menit, Biaya Rp. 500,-
Langkah-Langkah:

1. Masuk ke setting biaya

2. Pilih Option "Biaya dengan System Group"

3. Tekan Tombol "System Group" sehingga ditampilkan Tabel Biaya

4. Pada Tabel Nomor 3, isikan data

Waktu minimal = 30, Biaya 2000

Selanjutnya = 5, Biaya 500

Tekan OK.

5. Dibagian bawah Login Group diisi Nomor 3

Tekan OK
Cara Menggunakan Login Group
Langkah-langkah:

1. Pada Client, User menekan tombol Group

2. User Name bisa di-isi bebas.

3. Untuk Password, User diberikan password oleh server/operator.

4. Server/Operator bisa mensetting password Login Group melalui menu

File - Password Login - Password Login Group

Kemudian tekan OK.

5. Password ini bisa diubah setiap saat oleh server/operator
System Pre-Paid
User terlebih dahulu membayar uang (account) dimuka, selanjutnya server/operator bisa memberikan password & User Name untuk Login.
Account akan berkurang sesuai dengan jumlah pemakaian.
Apabila Account habis, Billing otomatis akan disconnect.

Apabila belum habis dan User men-disconnect Billing, account ini bisa digunakan User tsb. untuk Login pada waktu lainnya.



Pada warnet/games bisa diterapkan system pre-paid

dengan perhitungan yang berbeda untuk tiap-tiap

anggota member.



Langkah-langkah :

1. Buat member pre-paid untuk user

1. Menu Tools-Member Area-View and List

2. Masukkan password (admin/input member)

3. Isikan user name,password, account,masa aktif untuk member tsb.

4. untuk Nomor Group, isikan sesuai dengan nomor

pada Tabel Perhitungan Biaya system group.

5. Tekan tombol "Add"

Bila berhasil, akan keluar pesan "Add member Success"

6. Pada Client, user dapat Login melalui tembol "Pre-Paid"



Pada suatu Warnet/Games, ada 3 Ruangan,

dengan perhitungan tarif pre-paid yang berbeda.

Misal

Ruangan 1 Kelas VIP

Biaya Rp. 6000/Jam

Ruangan 2 Kelas Semi-VIP

Biaya Rp. 4500/Jam

Ruangan 3 Kelas Ekonomi

Biaya Rp. 2500/Jam



Langkah-Langkah:

1. Masuk ke setting biaya

2. Pilih Option "Biaya dengan System Group"

3. Tekan Tombol "System Group" sehingga ditampilkan Tabel Biaya

4. Jika Tabel Nomor 1 - 3 sudah terisi, masukkan tarif

mulai dari nomor 4.



Misal:

Pada Tabel Nomor 4, isikan data

Waktu minimal = 60, Biaya 6000

Selanjutnya = 60, Biaya 6000

Pada Tabel Nomor 5, isikan data

Waktu minimal = 60, Biaya 4500

Selanjutnya = 60, Biaya 4500

Pada Tabel Nomor 6, isikan data

Waktu minimal = 60, Biaya 2500

Selanjutnya = 60, Biaya 2500

Tekan OK.

5. Buat Member untuk tiap-tiap User.

Isikan Nomor Group User tsb. dengan Nomor pada Tabel

Perhitungan seperti yang telah didefinisikan diatas,

yaitu 4 atau 5 atau 6.



Password Untuk Membuat Data Member/Pre-Paid



Untuk Membuat Data Member/Pre-Paid,

selain menggunakan Password Administrator,

bisa juga menggunakan Password Input Data Member



Setting Password Input Data Member



Langkah-langkah:

1. File-Setting Konfigurasi- Password + Setting Client

2. Pada Bagian "Password Input Data Member", isikan

sesuai dengan Password yang akan digunakan.

3. Tekan OK



Password Admin Client



Password Admin Client digunakan untuk

setting konfigurasi pada Billing Client, seperti

Merubah Tampilan Logo/Gambar Pada Background Client,

Disable Registry PC Client, Disable Network PC Client, Text Scrool dsb.



Setting Password Admin Client



Langkah-langkah merubah Password Admin Client:

1. Menu File- Ganti Password Admin Client

2. Masukan Password Admin Client yang lama

3. Isikan baris berikutnya dengan Password baru

dan ulangi untuk baris berikutnya.

4. Tekan OK.



Password Adminisitrator Server



Password Adminisitrator Server digunakan untuk

setting konfigurasi pada Billing Server, seperti

Setting Perhitungan Tarif Biaya, Diskon, Edit Transaksi Penjualan dsb

Setting Tabel Perhitungan

Setting Email server

Setting Daftar operator

Setting Password-Password

Dan Setting Lainnya



Setting Password Adminisitrator Server



Langkah-langkah merubah Password Administrator Server:

1. File-Setting Konfigurasi- Password + Setting Client

2. Pada Bagian "Password Administrator"

Masukan Password Administrator yang lama

3. Isikan baris berikutnya dengan Password baru

dan ulangi untuk baris berikutnya.

4. Tekan Set Active



Password Untuk Exit Billing Server



Untuk Menutup Billing Server, selain menggunakan Password Administrator, bisa juga menggunakan Password Exit Billing Server.

Langkah-langkah merubah Password :

1. File-Setting Konfigurasi- Password + Setting Client

2. Pada Bagian "Password Exit Billing Server", isikan

sesuai dengan Password yang akan digunakan.

3. Tekan OK



Password Untuk Exit Billing Client



Untuk Menutup Billing Client, bisa menggunakan Password Exit Billing Client.

Langkah-langkah merubah Password :

1. File-Setting Konfigurasi- Password + Setting Client

2. Pada Bagian "Password Exit Billing Client", isikan

sesuai dengan Password yang akan digunakan.

3. Tekan OK



Password Database Admin



Untuk versi Security#1, ada tambahan Password Database Admin. Password ini digunakan khusus untuk membuka dan edit Report Database.

Langkah-langkah merubah Password Database Admin :

1. File-Setting Konfigurasi- Password + Setting Client

2. Pada Bagian "Password Database"

Masukan Password Database Admin yang lama

3. Isikan baris berikutnya dengan Password baru

dan ulangi untuk baris berikutnya.

4. Tekan Set Active.

Sabtu, 28 Agustus 2010

CARA SETTING HOTSPOT MENGGUNAKAN LINKSYS WIRELESS-G MODEL WRT54G




Linksys WRT54G merupakan Broadband Router yang dilengkapi dengan wireless b/g. WRT54G dapat dijadikan sebagai server gateway untuk koneksi internet anda, umumnya yang berkonseksikan “broadband internet accses”. Untuk mengkonfigurasi router ini sangatlah mudah. Berikut langkah-langkahnya :



Pertama “Setting IP WAN & LAN” :



- Siapkan/nyalakan Router Linksys WRT54G anda.

- Sambungkan kabel data (UTP Straight kabel) ke port LAN komputer/Laptop Anda.

- Setting IP pada komputer/laptop anda menjadi DHCP agar lebih mudah.

- cek ip, netmask dan gateway yang diterima komputer anda.

- buka browser anda dan masukkan ip gateway komputer anda tadi, defaultnya http://192.168.1.1/ .

- Nah, akan muncul form password untuk akses ke routernya, default user/pass : admin

- Pada internet Connection Type nya silahkan dipilih : DHCP atau Static, ini tergantug ISP yang Anda gunakan.

- lalu masuk ke settingan Network Setup, Settingan LAN sesuai keinginan anda atau biarkan saja untuk default.





Jika Anda memilih DHCP disable maka anda harus memasukkan IP, Netmask, Gateway dan DNS secara manual untuk setiap klien.



- untuk Time Zonenya pilih GMT+7 untuk indonesia, yang laen terserah Anda.

- lalu Save Setting.

- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kabel sudah dapat terkoneksi ke internet.



Kedua “Settingan WIFI” :



- pilih Menu Wireless

- wireless network mode sebaiknya dipilih Mixed agar support ke tipe wifi b dan g

- ganti SSID sesuai kemauan Anda.



Untuk SSID Sebaiknya menggunakan Huruf Kecil Semua, dan ganti spasi dengan garis bawah untuk mencegah, beberapa perangkat wifi penerima yang tidak support.



- wireless Channel silahkan dipilih default aja, kecuali ditempat anda terdapat wifi/hotspot lain

Nah, untuk hal ini bisa anda ganti dengan channel yang belum terpakai.

- lalu pilih Save Setting.

- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kable & WIFI sudah dapat terkoneksi ke internet.



Untuk mengamankan koneksi WIFI anda, sebaiknya anda memasang security pada wifi anda.

Tipe security anda bisa berupa WEP atau WPA. namun untuk lebih universal pilih saja WEP yang 64 bit. Cara konfigurasinya :

- pilh Menu Wireless – Wireless Security.

- pilih security mode = WEP

- pilih default transmite key = 1

- pilih WEP Encryption = 64 bits10 hex digits

- masukkan passphrase dan klik generate, Maka akan tercipta 4 key untuk akses password wifi anda, silahkan gunakan Key 1, (karena anda memilih defaul transmitenya = 1).

- lalu Save Setting

- Nah koneksi WIFI anda sekarang sudah Secure (dalam artian memiliki password dan terenkripsi).

Cukup itu saja konfigurasi dasarnya, Tidak terlalu sulit khan ????

cara setting linksys

Linksys WRT54G merupakan Broadband Router yang dilengkapi dengan wireless b/g. WRT54G dapat dijadikan sebagai server gateway untuk koneksi internet anda, umumnya yang berkonseksikan "broadband internet accses". Untuk mengkonfigurasi router ini sangatlah mudah. Berikut langkah-langkahnya :

pertama "Setting IP WAN & LAN" :

- Siapkan/nyalakan Router Linksys WRT54G anda.

- Sambungkan kabel data (UTP Straight kabel) ke port LAN komputer/Laptop Anda.

- Setting IP pada komputer/laptop anda menjadi DHCP agar lebih mudah.

- cek ip, netmask dan gateway yang diterima komputer anda.

- buka browser anda dan masukkan ip gateway komputer anda tadi, defaultnya http://192.168.1.1/ .

- Nah, akan muncul form password untuk akses ke routernya, default user/pass : admin

- Pada internet Connection Type nya silahkan dipilih : DHCP atau Static, ini tergantug ISP yang Anda gunakan.

- lalu masuk ke settingan Network Setup, Settingan LAN sesuai keinginan anda atau biarkan saja untuk default.

Jika Anda memilih DHCP disable maka anda harus memasukkan IP, Netmask, Gateway dan DNS secara manual untuk setiap klien.

- untuk Time Zonenya pilih GMT+7 untuk indonesia, yang laen terserah Anda.

- lalu Save Setting.

- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kabel sudah dapat terkoneksi ke internet.
Kedua "Settingan WIFI" :

- pilih Menu Wireless

- wireless network mode sebaiknya dipilih Mixed agar support ke tipe wifi b dan g

- ganti SSID sesuai kemauan Anda.

Untuk SSID Sebaiknya menggunakan Huruf Kecil Semua, dan ganti spasi dengan garis bawah untuk mencegah, beberapa perangkat wifi penerima yang tidak support.

- wireless Channel silahkan dipilih default aja, kecuali ditempat anda terdapat wifi/hotspot lain

Nah, untuk hal ini bisa anda ganti dengan channel yang belum terpakai.

- lalu pilih Save Setting.

- Nah sampai disini, Client yang menggunakan kable & WIFI sudah dapat terkoneksi ke internet.

Untuk mengamankan koneksi WIFI anda, sebaiknya anda memasang security pada wifi anda.

Tipe security anda bisa berupa WEP atau WPA. namun untuk lebih universal pilih saja WEP yang 64 bit. Cara konfigurasinya :

- pilh Menu Wireless - Wireless Security.

- pilih security mode = WEP

- pilih default transmite key = 1

- pilih WEP Encryption = 64 bits10 hex digits

- masukkan passphrase dan klik generate, Maka akan tercipta 4 key untuk akses password wifi anda, silahkan gunakan Key 1, (karena anda memilih defaul transmitenya = 1).

- lalu Save Setting

- Nah koneksi WIFI anda sekarang sudah Secure (dalam artian memiliki password dan terenkripsi).

Cukup itu saja konfigurasi dasarnya, Tidak terlalu sulit khan ????

Minggu, 22 Agustus 2010

Cara membuat marquee pada blog

Cara membuat marquee pada blog
Sering kali kita melihat blog yang dihiasi oleh tulisan atau kata-kata yang berjalan di blog teman-teman kita. mungkin sebagian besar sudah mengetahuinya. tapi disini ade mencoba untuk sharing kepada teman-teman yang belum mengetahui cara pembuatannya.

Note: yang akan ade bahas ini merupakan tulisan berjalan biasa bukan tulisan berjalan yang apabila ada mouse di area tulisan itu akan berhenti.

berikut cara pembuatannya :

  1. Login ke Blogger
  2. Kemudian klik Tata Letak dan Elemen Halaman
  3. Ketika sudah berada di Elemen Halaman klik Tambah Gadget
  4. Lalu pilih HTML/JavaScript
  5. Langkah selanjutnya masukkan kode marquee yang anda inginkan seperti contoh dibawah ini :



1. Teks berjalan dari kanan ke kiri


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan



2. Teks berjalan dari kiri ke kanan


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan


3. Teks berjalan bolak balik


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan



4. Teks berjalan dari atas ke bawah


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan



5. Teks berjalan dari bawah ke atas


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan



6. Teks berjalan mondar-mandir


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan



7. Teks berjalan zig-zag nembus


kode :
hasil :

Contoh Tulisan Berjalan




8. Teks berjalan zig-zag mantul


kode :
hasil :



Contoh Tulisan Berjalan

Langkah Selanjutnya adalah mengganti tulisan
Contoh Tulisan Berjalan
dengan tulisan atau kata-kata yang anda inginkan.

Ket :
# direction="left/right/up/down" --> Mengatur arah gerakan teks.

# scrollamount="angka" --> mengatur kecepatan gerakan dalam pixel, semakin besar angka semakin cepat gerakannya.

# behavior="scroll/slide/alternate" --> Untuk mengatur perilaku gerakan :
~> Scroll --> teks bergerak berputar
~> Slide--> teks bergerak sekali lalu berhenti
~> Alternate --> teks bergerak dari kiri kekanan lalu balik lagi ( bolak-balik bo)

# Fungsi dari :
.............
adalah agar tulisan tersebut selalu berada di tengah.

SEMOGA BERHASIL

Demikianlah artikel mengenai Cara Membuat Tulisan Berjalan (Marquee)
Semoga Bermanfaat..

cara instal windows XP

Cara Instalasi Windows XP

Windows XP Professional
Windows XP adalah suatu sistem pengoperasian (operating system) yang paling banyak dipakai sampai saat ini karena selain kemudahan dalam pemakaiannya Windows XP digunakan sebagai standarisasi pembelajaran yang di pakai oleh sekolahan-sekolahan dan perguruan tinggi pada umumnya.

Untuk melakukan penginstalan windows xp diperlukan ketelitian dan kesabaran dalam prosesnya karena memerlukan waktu yang lumayan lama.

Ada beberapa jenis windows xp diantaranya windows xp professional, Home Edition, Media Center Edition, Tablet PC Edition, Starter Edition, Professional x64 Edition, Professional 64-bit Edition For Itanium.

berikut langkah-langkah yang mudah dan lengkap cara menginstal windows xp :

1.
Siapkan CD WINDOWS XP

2.
Siapkan CD DRIVER MOTHERBOARD

3.
Atur bios terlebih dahulu agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM, caranya:

a.
Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2.
Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang sejenis.

b.
ubah pengaturanya, agar CDROM jadi urutan yang pertama kemungkinan pilihan ini ada 2 jenis

* menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll: Aturlah ‘First boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol PgDn/Pgup (Page Down/Up) atau +/-.
Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0/HDD1.
* Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM, A,

C.
dengan menekan tombol PgDn/Up.


Cara paling mudah instal windows xp
(lengkap dengan gambar):

gak usah di utak-atik biosnya. biarin aja bios diload masukin CD WINDOWSnya, lalu Restart komputer, trus tekan-tekan F8 atau F10 atau F11 (boleh dicoba satu-satu) nanti bakal muncul opsi boot selection. pilih aja yg ada 'bau' cd-nya. trus enter. selesai deh...ga pake repot-repot...

4.
Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan "press any key to boot from CD" seperti tampilan Seperti gambar di bawah ini



5. Tekan ENTER atau sembarang tombol, lalu proses instalasi akan mengecek hardware komputer anda, kemudian akan muncul tulisan "windows setup" seperti gambar dibawah ini



6. lalu file-file di dalam cd akan di load ke dalam komputer, kemudian akan muncul tampilan "welcome to setup" seperti gambar dibawah ini



7. Tekan "ENTER" untuk menginstal windows xp, "R" untuk repair system windows yang sebelumnya pernah terinstal, "F3" untuk keluar dari proses instalasi, lalu akan muncul (End User Licese Aggrement) seperti gambar di bawah ini



8. Tekan "F8" kemudian proses instalasi akan mencari dan membaca partisi hardisk anda, kemudian akan muncul semua partisi hardisk anda, seperti gambar di bawah ini



9. Tekan "ENTER" untuk langsung menginstal windows, "C" untuk membuat partisi hardisk anda, kapasitas partisi sesuai dengan kebutuhan anda, dalam satuan MB, selanjutnya jika anda membuat partisi dengan menekan tombol "C", maka akan muncul gambar seperti di bawah ini



10. Kemudian tuliskan kapasitas partisi yang ingin anda buat, seperti terlihat pada gambar diatas, sebagai contoh, misalkan kapasitas hardisk anda 40 GB, lalu anda ingin membagi dua, maka tuliskan 20000,jangan 20, karna partisi satuannya MB, tentunya anda mengerti kan...?? cat" 1GB = 1000 MB

11.
Kenudian tekan "ENTER" maka akan muncul gambar seperti dibawah ini



12. kemudian pilih "format the partition using the NTFS file system (Quick)" atau "format the partition using the NTFS file system (Quick)" lalu tekan "ENTER" maka akan muncul layar sepert gambar di bawah ini



13. Kemudian arahkan pointer pada posisi "unpartitioned space", lalu tekan "C" maka akan muncul gambar seperti gambar sebelumnya, dalam hal ini layar yang akan muncul seperti gambar sebelumnya menunjukan sisa partisi yang telah anda bagi, jika anda cuma membagi 2 partisi saja maka langsung tekan "ENTER" tapi jika anda ingin mempartisi lagi sisa hardisknya maka tinggal di bagi lagi aj, seperti langkah-langkah sebelumnya, mengertikan maksud saya....??
setelah selesai partisi ketika anda menekan "ENTER" seperti yang di jelaskan di atas, maka akan muncul gambar sperti gambar diatas, setelah itu arahkan poiter di posisi C: partition1 [New Raw], tapi biasanya sudah berada di posisi tersebut, maka anda tinggal menekan "ENTER" saja untuk proses instalasi windows, kemudian akan muncul proses format seperti gambar di bawah ini



14. Setelah selesai format, kemudian windows akan ,menyalin file untuk proses instalasi, seperti gambar di bawah ini



15. Setelah proses penyalinan selesai, secara otomatis komputer akan melakukan restart seperti gambar di bawah ini, dalam hal ini untuk mempercepat proses restart, anda bisa langsung menekan "ENTER"



16. Setelah itu akan muncul loading windows seperti gambar di bawah ini



17. selanjutnya proses instalasi windows di mulai 1..2..3...GOoooo muncul layar seperti gambar di bawah ini



18. selanjutnya tinggal menunggu, sambil ngopi jg bisa, biar lebih terinspirasi, eitssss, tp jangan kemana mana dulu, karna selanjutnya akan muncul layar seperti gambar di bawah ini



19. Langsung klik "NEXT" aja BOS...!!! lalu mucul lagi bos layar seperti gambar di bawah ini



20. Isi nama dan organisasinya, terserah BOS aja... lalu tekan "NEXT" kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini



21. Masukan serial nombernya, jangan sampe salah ya....!!! kemudian tekan "Next" selanjutnya akan muncul layar administrator, isi aja mau dinamain apa komputernya, terserah deeeehhhhh......
kalau mau pake pasword tinggal di isi juga paswordnya, terserah juga mo apa paswordnya.... lalu tekan "Next" maka muncul layar Date and Time Setting seperti gambar di bawah ini




22. Masukan settingan jam dan tanggal, tentukan juga time zone anda, untuk jakarta : pilih GMT+7 Klik "Next" lagi BOS.... setelah proses instalasi windows delanjutkan, seperti gambar di bawah ini



23. Silahkan Menunggu lumayan lama BOS,.... sampai muncul layar seperti gambar di bawah ini



24. Selanjutnya akan muncul layar work group or computer Domain,seperti gambar di bawah ini



25. jika komputer anda terhubung dengan sebuah domain, maka isikan nama domainnya, tapi jika komputer anda stand alone, maka pilih radio button yang paling atas, lalu tekan "Next"

26. Selanjutnya akan muncul display setting, seperti gambar di bawah ini, klik "OK" aja BOS....!!!



27. Kemudian windows akan mendeteksi tampilan optimal dari PC anda, seperti terlihat pada gambar di bawah ini, Klik "OK" aj BOS...!!!



28. Proses instalasi hampir selesai BOS..... selanjutnya akan muncul loading jendela windows seperti gambar di bawah ini



29. Selanjutnya anda akan dibawa masuk ke dalam windows untuk pertama kalinya seperti terlihat pada gambar di bawah ini, tekan "Next" aj BOS..



30. Selanjutnya akan muncul layar "Help Protect Your PC", seperti gambar di bawah ini, kemudian pilih "Not Right Now" lalu tekan "Next"



31. Kemudian komputer akan mengecek koneksi ke internet, seprti terlihat pada gambar di bawah ini, pilih "Yes" lalu tekan "Next"



32. Kemudian akan muncul pilihan aktivasi windows, seperti gambar di bawah ini, lalu tekan "Next"



33. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini yang menunjukan pilihan untuk menambah pengguna komputer, Anda bisa memasukkan beberapa pengguna yang akan mengakses komputer Anda, Namun jika satu akun sudah cukup, atau Anda menginstall komputer untuk dipakai bergantian, cukup masukkan satu user kemudian klik "Next"

34. Proses instalasi windows selesai, kemudian akan muncul layar seperti gambar di bawah ini, klik "finish", maka proses instalasi selesai.....



35. Selesailah sudah semua.... kemudian perlahan masuk ke windowsnya seperti telihat pada gambar di bawah ini




36. Kemudian tinggal menginstal CD Driver Motherboad, dan perangkat pendukung lainnya....

Demikianlah langkah-langkah dan cara install windows xp lengkap berikut gambarnya..

"Semoga Bermanfaat"

Demikianlah artikel mengenai Cara Instalasi Windows XP
Semoga Bermanfaat.
 

Jumat, 17 Juli 2009

SPEKTRUM TIK 2009

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA
KOMPETENSI KEAHLIAN : 1. REKAYASA PERANGKAT LUNAK (070)
2. TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN (071)
3. MULTI MEDIA (072)



A. Dasar Kompetensi Kejuruan
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
1. Merakit personal computer

1.1 Merencanakan kebutuhan dan spesifikasi
1.2 Melakukan instalasi komponen PC
1.3 Melakukan keselamatan kerja dalam merakit komputer
1.4 Mengatur komponen PC menggunakan software (melalui setup BIOS dan aktifasi komponen sistem operasi).
1.5 Menyambung periferal menggunakan Software
1.6 Memeriksa hasil perakitan PC dan pemasangan periferal.
2. Melakukan instalasi sistem operasi dasar
2.1 Menjelaskan langkah instalasi sistem operasi
2.2 Melaksanakan instalasi software sesuai Installation Manual
2.3 Mengecek hasil instalasi menggunakan software (sampling)
2.4 Melakukan troubleshooting.
3. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)
3.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
3.2 Melaksanakan prosedur K3
3.3 Menerapkan konsep lingkungan hidup
3.4 Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.


B. KOMPETENSI KEJURUAN
1. Rekayasa Perangkat Lunak (070)
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR


1. Menerapkan teknik elektronika analog dan digital dasar
1.1 Menerapkan teori kelistrikan
1.2 Mengenal komponen elektronika
1.3 Menggunakan komponen elektronika
1.4 Menerapkan konsep elektronika digital
1.5 Menerapkan sistem bilangan digital
1.6 Menerapkan elektronika digital untuk komputer.
2. Menerapkan algoritma pemrograman tingkat dasar
2.1 Menjelaskan struktur algoritma
2.2 Membuat alur logika pemrograman
2.3 Menjelaskan Data Flow Diagram (DFD)
2.4 Membuat diagram alir pemrograman
2.5 Menjelaskan varian dan invariant
2.6 Menerapkan pengelolaan array.
3. Menerapkan algoritma pemrograman tingkat lanjut
3.1 Menjelaskan prinsip array multi dimensi
3.2 Mengunakan array multi dimensi
3.3 Menggunakan prosedur dan fungsi
3.4 Menggunakan library pemrograman grafik.
4. Membuat basis data
4.1 Mengidentifikasi struktur hirarki basis data
4.2 Menjelaskan Entity Relationship Diagram (ERD)
4.3 Menerapkan normalisasi basis data
4.4 Membuat database management system (DBMS).
5. Menerapkan aplikasi basis data
5.1 Menjelaskan jenis perintah SQL
5.2 Membuat table basis data
5.3 Menerapkan query pada basis data
5.4 Membuat form basis data
5.5 Menerapkan macro pada basis data
5.6 Membuat report.
6. Memahami pemrograman visual berbasis desktop
6.1 Menjelaskan IDE aplikasi bahasa pemograman
6.2 Menjelaskan objek aplikasi bahasa pemograman
6.3 Menjelaskan user interface aplikasi bahasa pemograman
6.4 Menjelaskan tipe file
6.5 Menjalankan aplikasi.
7. Membuat paket software aplikasi berbasis desktop
7.4. Menjelaskan menu aplikasi
7.5. Menyiapkan sistem komputer
7.6. Mendemonstrasikan aplikasi paket installer
7.7. Menyimpan installer aplikasi
7.8. Menghubungkan aplikasi dengan basis data.
8. Mengoperasikan sistem operasi jaringan komputer
8.1 Menjelaskan fungsi periferal jaringan komputer
8.2 Mengidentifikasikan ketersambungan jaringan
8.3 Mengoperasikan aplikasi jaringan komputer
8.4 Melakukan pemutusan jaringan.
9. Menerapkan bahasa pemrograman SQL tingkat dasar
9.1 Menjelaskan konsep pengoperasian bahasa pemrograman (SQL)
9.2 Mempersiapkan perangkat lunak SQL
9.3 Mendeskripsikan menu aplikasi SQL
9.4 Membuat tabel
9.5 Mengoperasikan tabel dan table view.
10. Menerapkan bahasa pemrograman SQL tingkat lanjut
10.1 Menentukan formula pembentukan data dengan batasan waktu
10.2 Membuat prosedur dan fungsi
10.3 Menulis kode program pembangkitan data dengan batasan waktu
10.4 Mengoperasikan trigger.
11. Menerapkan dasar-dasar pembuatan web statis tingkat dasar
11.1 Menjelaskan konsep dasar dan teknologi Webpage
11.2 Menjelaskan struktur dokumen HTML
11.3 Menambahkan objek pada web
11.4 Membuat tabel pada web
11.5 Membuat Link pada web
11.6 Menyimpan dokumen
11.7 Menguji dokumen.
12. Membuat halaman web dinamis tingkat dasar
12.1 Menjelaskan konsep pembuatan halaman web dinamis
12.2 Mempersiapkan lingkungan teknis
12.3 Membuat halaman web dinamis sederhana
12.4 Menambahkan fungsi-fungsi pada halaman web dinamis
12.5 Menguji halaman web dinamis.
13. Membuat halaman web dinamis tingkat lanjut
13.1 Menjelaskan konsep pemrograman web dinamis
13.2 Mempersiapkan pembuatan aplikasi
13.3 Membuat web menggunakan bahasa script.
14. Merancang aplikasi teks dan desktop berbasis objek
14.1 Menjelaskan dasar-dasar pemrograman
14.2 Menerapkan fungsi
14.3 Menerapkan pointer
14.4 Menjelaskan class
14.5 Merancang aplikasi berorientasi objek.
15. Menggunakan bahasa pemrograman berorientasi objek
15.1 Menggunakan tipe data control program
15.2 Membuat class
15.3 Membuat inheritance, polimorphy, overloading, dan friends
15.4 Membuat interface dan paket
15.5 Mengkompilasi program berorientasi objek.
16. Merancang program aplikasi web berbasis objek
16.1 Menjelaskan file I/O (Input/Output), tipe data dan variable pada java programming
16.2 Menjelaskan exception handling
16.3 Menjelaskan applet
16.4 Menerapkan konektivitas basis data.
17. Membuat aplikasi basis data menggunakan SQL
17.1 Menjelaskan kebutuhan software
17.2 Membuat Entity Relationship Diagram (ERD)
17.3 Membuat Data Flow Diagram (DFD)
17.4 Mempersiapkan lembar kerja Basis Data
17.5 Menggunakan sintaks-sintaks khusus SQL
17.6 Membuat Query Basis Data.
18. Mengintegrasikan basis data dengan sebuah web
18.1 Menjelaskan prosedur pengintegrasian sebuah basis data dengan sebuah situs web
18.2 Mempersiapkan basis data
18.3 Membuat login pada basis data
18.4 Membuat koneksi basis data pada web
18.5 Menguji konektivitas basis data pada web.
19. Membuat program basis data
19.1 Menjelaskan konsep pembuatan DBMS berbasis Client-Server
19.2 Menggunakan SQL
19.3 Menggunakan stored procedures
19.4 Menggunakan triggers
19.5 Menggunakan administrasi SQL
19.6 Menjelaskan struktur program aplikasi
19.7 Menerapkan SQL.
20. Membuat aplikasi web berbasis JSP
20.1 Menjelaskan kebutuhan software
20.2 Menjelaskan dasar-dasar JSP
20.3 Membuat aplikasi web berbasis JSP
20.4 Menyiapkan server untuk aplikasi web berbasis JSP
20.5 Menyimpan state (kondisi) ke dalam server dan client.


2. Teknik Komputer dan Jaringan (071)
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
1. Menerapkan teknik elektronika analog dan digital dasar

1.2 Menerapkan teori kelistrikan
1.3 Mengenal komponen elektronika
1.4 Menggunakan komponen elektronika
1.5 Menerapkan konsep elektronika digital
1.6 Menerapkan sistem bilangan digital
1.7 Menerapkan elektronika digital untuk komputer.
2. Menerapkan fungsi peripheral dan instalasi PC
2.1 Mengidentifikasi macam-macam periferal dan fungsinya
2.2 Menyambung/memasang periferal (secara fisik) dan periferal setup menggunakan software
2.3 Melakukan tindakan korektif.
3. Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan periferal
3.1 Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul
3.2 Mengklasifikasikan masalah berdasarkan kelompoknya
3.3 Mengisolasi permasalahan.
4. Melakukan perbaikan dan/ atau setting ulang sistem PC
4.1 Menjelaskan langkah perbaikan PC
4.2 Memperbaiki PC
4.3 Memeriksa hasil perbaikan sistem PC.
5. Melakukan perbaikan periferal
5.1 Menjelaskan langkah perbaikan periferal yang bermasalah
5.2 Memperbaiki periferal
5.3 Memeriksa hasil perbaikan periferal.
6. Melakukan perawatan PC
6.1 Menjelaskan langkah perawatan PC
6.2 Melakukan perawatan PC
6.3 Memeriksa hasil perawatan PC
6.4 Melakukan tindakan korektif.
7. Melakukan instalasi sistem operasi berbasis graphical user interface (GUI) dan command line interface (CLI)
7.1 Menjelaskan langkah instalasi sistem operasi berbasis GUI (Graphical User Interface)
7.2 Melaksanakan instalasi sistem operasi berbasis GUI sesuai Installation Manual
7.3 Menjelaskan langkah instalasi sistem operasi berbasis command line interface (CLI)
7.4 Melaksanakan instalasi sistem operasi berbasis text sesuai Installation Manual.
8. Melakukan instalasi software
8.1 Menjelaskan langkah instalasi software
8.2 Melaksanakan instalasi software sesuai Installation Manual
8.3 Mengecek hasil instalasi menggunakan software (sampling)
8.4 Melakukan troubleshooting.
9. Melakukan instalasi perangkat jaringan lokal (Local Area Network)
9.1 Menentukan persyaratan pengguna
9.2 Membuat desain awal jaringan
9.3 Mengevaluasi lalu lintas jaringan
9.4 Menyelesaikan disain jaringan.
10. Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang tersambung jaringan
10.1 Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul
10.2 Menganalisa gejala kerusakan
10.3 Melokalisasi daerah kerusakan
10.4 Mengisolasi permasalahan.
11. Melakukan perbaikan dan/ atau setting ulang koneksi jaringan
11.1 Menjelaskan langkah persiapan untuk setting ulang koneksi jaringan
11.2 Melakukan perbaikan koneksi jaringan
11.3 Melakukan setting ulang koneksi jaringan
11.4 Memeriksa hasil perbaikan koneksi jaringan.
12. Melakukan instalasi sistem operasi jaringan berbasis GUI (Graphical User Interface) dan Text
12.1 Menjelaskan langkah instalasi software
12.2 Melaksanakan instalasi software sesuai Installation Manual
12.3 Mengkonfigurasi jaringan pada sistem operasi
12.4 Mengecek hasil instalasi menggunakan software (sampling)
12.5 Melakukan troubleshooting.
13. Melakukan instalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
13.1 Menjelaskan persyaratan WAN
13.2 Mengidentifikasi spesifikasi WAN
13.3 Membuat disain awal jaringan WAN
13.4 Mengevaluasi lalu lintas jaringan
13.5 Menyelesaikan disain jaringan.
14. Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
14.1 Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul
14.2 Memilah masalah berdasarkan kelompoknya
14.3 Melokalisasi daerah kerusakan
14.4 Mengisolasi masalah
14.5 Menyelesaikan masalah yang timbul.
15. Membuat desain sistem keamanan jaringan
15.1 Menentukan jenis jenis keamanan jaringan
15.2 Memasang firewall
15.3 Mengidentifikasi pengendalian jaringan yang diperlukan
15.4 Mendesain sistem keamanan jaringan.
16. Melakukan perbaikan dan/ atau setting ulang koneksi jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
16.1 Menjelaskan langkah persiapan untuk setting ulang koneksi jaringan
16.2 Melakukan perbaikan koneksi jaringan
16.3 Melakukan setting ulang koneksi jaringan
16.4 Memeriksa hasil perbaikan koneksi jaringan.
17. Mengadministrasi server dalam jaringan
17.1 Memilih aplikasi untuk server
17.2 Memilih sistem operasi untuk jaringan
17.3 Memilih komponen server
17.4 Menetapkan spesifikasi server
17.5 Membangun dan mengkonfigurasi server
17.6 Menguji server
17.7 Memonitor kinerja jaringan.
18. Merancang bangun dan menganalisa Wide Area Network
18.1 Mengkonfirmasi kebutuhan klien dan perangkat jaringan
18.2 Meninjau masalah keamanan
18.3 Memasang dan mengkonfigurasi produk dan perangkat gateway
18.4 Mengkonfigurasi dan menguji titik jaringan
18.5 Mengimplementasi perubahan.
19. Merancang web data base untuk content server
19.1 Menentukan kebutuhan sistem
19.2 Menentukan prosedur recovery
19.3 Merancang arsitektur basis data
19.4 Mengklasifikasikan penggunaan basis data.


3. Multi Media (072)

STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
1. Memahami etimologi multimedia

1.1 Mendeskripsikan tentang multimedia
1.2 Menjelaskan multimedia content production
1.3 Menjelaskan multimedia communication.
2. Memahami alir proses produksi produk multimedia
2.1 Menjelaskan proses pre production multimedia
2.2 Menjelaskan proses production multimedia
2.3 Menjelaskan proses post production multimedia.
3. Merawat peralatan multimedia
3.1 Menjelaskan langkah-langkah perawatan peralatan multimedia
3.2 Melakukan perawatan peralatan multimedia
3.3 Membuat kartu perawatan peralatan multimedia.
4. Mengelola isi halaman web
4.1 Memeriksa informasi untuk relevansi dan currency
4.2 Memeriksa links dan navigasi
4.3 Mengedit informasi sesuai kebutuhan
4.4 Menguji dan memastikan perubahan perubahan.
5. Menerapkan teknik pengambilan gambar produksi
5.1 Menjelaskan prosedur pengoperasian kamera video
5.2 Mengoperasikan kamera video
5.3 Mengisi dan merawat battery selama pengambilan gambar
5.4 Mengoperasikan kamera
5.5 Menata kabel-kabel kamera
5.6 Mengoperasikan clapper board.
6. Menerapkan prinsip-prinsip seni grafis dalam desain komunikasi visual untuk multimedia
6.1 Menjelaskan kaidah estetika dan etika seni grafis (nirmana)
6.2 Membuat sketsa
6.3 Menggambar perspektif
6.4 Menggambar objek
6.5 Menggambar ilustrasi.
7. Menguasai cara menggambar kunci untuk animasi
7.1 Menjelaskan syarat animasi
7.2 Membuat gambar kunci
7.3 Mengatur dan melengkapi gambar kunci.
8. Menguasai cara menggambar clean-up dan sisip
8.1 Mendeskripsikan gambar yang asli
8.2 Membuat gambar-gambar asli
8.3 Mendeskripsikan gambar tiga dimensi
8.4 Membuat gambar tiga dimensi.
9. Menguasai dasar animasi stop-motion (bidang datar)
9.1 Mendeskripsikan syarat-syarat animasi
9.2 Membuat model warna dan tempat warna.
10. Menggabungkan teks kedalam sajian multimedia
10.1 Menggunakan software teks multimedia
10.2 Mendesain teks multimedia.
11. Menggabungkan gambar 2D kedalam sajian multimedia
11.1 Mengedit gambar digital
11.2 Menggunakan software grafik multimedia 2D
11.3 Menciptakan design grafik Multimedia 2D
11.4 Menampilkan karya seni digital 2D.
12. Menggabungkan fotografi digital kedalam sajian multimedia
12.1 Menggunakan kamera digital
12.2 Menggabungkan foto digital kedalam rangkaian Multimedia
12.3 Menciptakan susunan karya seni foto digital dan grafik 2D.
13. Menggabungkan audio ke dalam sajian multimedia
13.1 Menjabarkan format audio digital
13.2 Menggunakan software audio digital
13.3 Merancang audio digital
13.4 Membangun track audio digital.
14. Membuat story board aplikasi multimedia
14.1 Mengidentifikasi kebutuhan
14.2 Merencanakan alur isi story board
14.3 Medeskripsikan proses pelaksanaan dalam story board.
15. Memahami cara penggunaan peralatan tata cahaya.
15.1 Menjelaskan dasar tata cahaya
15.2 Menjelaskan efek cahaya
15.3 Menyiapkan operasi lighting
16. Menerapkan efek khusus pada objek produksi
16.1 Mengidentifikasikan materi penunjang efek khusus
16.2 Menginstallasi software efek khusus
16.3 Membuat efek khusus pada obyek.
17. Menyusun proposal penawaran
17.1 Menganalisa syarat-syarat proyek
17.2 Mengidentifikasi keterampilan yang sesuai dengan persyaratan laporan
17.3 Membuat rancangan biaya biaya dan sumber sumber yang ada
17.4 Membuat proposal
17.5 Membuat pengajuan permohonan tender.